Bagaimana Hukum Pacaran Dalam Islam ?

0 376

Jaman semakin maju, budaya asing kian masuk ke dalam negeri makin kesini makin hilang adab-adab yang sejak dulu ada, salah satunya adalah adab bergaul antara lawan jenis, ketika luapan cinta dalam hati sudah bergejolak, hati manusia tidak bisa terkonrol lagi, akhirnya setan berhasil menggoda lalu menjerat para remaja dengan ikatan yang disebut dengan “Pacaran”. Lalu, bagaimanakah hukum pacaran menurut pandangan Islam ?

Dalam agama Islam, Semua hal yang mengantarkan dan mendekati perzinaan diharamkan, Sebagaimana disebutkan dalam Firman Allah berikut :

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (QS.Al-Isra’:32).

Kita ibaratkan saja zina adalah ruangan dengan pintu yang berlapis lapis, dan kita ibaratkan orang pacaran adalah orang yang memiliki semua kuncinya. Jadi orang pacaran akan sangat mudah terjerumus ke ruang perzinaan.

Zina adalah perbuatan yang haram, maka semua jalan menuju zina juga di haramkan, berikut ini adalah beberapa perkara yang dapat mengantarkan seseorang ke perbuatan zina :
1. Memandang wanita yang tidak halal baginya
2. Menyentuh wanita yang bukan mahramnya
3. Berkhalwat (berduaan) di tempat sepi
4. Berpacaran

Tolak ukur kebaikan seorang hamba bukanlah terletak pada pernah atau tidaknya dia berbuat kemaksiatan. Akan tetapi yang menjadi tolak seorang hamba adalah kesungguhannya dalam bertaubat dan tidak terus menerus berada dalam kemaksiyatan.

“Sesungguhnya saya bertaubat sekarang.” dan tidak pula diterima taubat orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.” (An-Nisaa’: 17-18)

Source

Leave A Reply

Your email address will not be published.