Benarkah Kartu Nikah Pengganti Buku Nikah?

0 429

Kementerian Agama Republik Indonesia membantah adanya isu mengganti buku nikah menjadi kartu nikah. Penegasan ini langsung disampaikan oleh Menteri Agama, lukman Hakin Saifudin.

Menag menjawab kerisauan masyarakat yang viral saat ini bahwa kartu nikah tersebut adalah untuk menghapus dan mengganti keberadaan buku nikah yang selama ini menjadi bukti sah dari proses pernikahan.

Keberadaannya itu implikasi logis dari pengembangan sistem aplikasi manajemen pernikahan atau yang disebut SIMKAH. Kartu nikah bukan sebagai penganti buku nikah. Buku nikah tetap terjaga dan tetap ada. Karena itu adalah dokumen resmi. Ini adalah tambahan informasi dalam rangka agar lebih memudahkan setiap warga masyarakat untuk bila suatu saat diperlukan data-data kependudukan dan status perkawinannya,” kata Menag kepada awak media

Kartu Nikah Pengganti Buku Nikah
Ilustrasi Kartu Nikah Pengganti Buku Nikah

Menag berharap, masyarakat memahami maksud dari konteks rencana penerbitan kartu nikah ini. Kemenag sangat serius dalam membenahi peristiwa pernikahan di tengah masyarakat serta prihatin dengan terhadap angka kekerasan dalam rumah tangga.

Menag menambahkan bahwa, semua peristiwa pernikahan itu pencatatannya terintegrasi pada sebuah aplikasi yang dinamakan SIMKAH. Nantinya SIMKAH akan dikaitkan dengan data kependudukan dan catatan sipil dibawah Kementerian Dalam Negeri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.