Diminta Data Sama Negara Curiga, Sama Medsos Malah Enggak

0 332

Staf Ahli Kementerian komunikasi dan Informatika Henri Subiakto heran dengan fenomena di masyarakat saat ini. Dia menilai harusnya masyarakat tidak curiga kepada pemerintah pada program registrasi nomor prabayar.

Pemerintah hanya meminta Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu keluarga (KK), bukan data pribadi yang bersifat rahasia lainnya.

Dimintai nomor KK dan KTP malah curiga ke pemerintah. Di media sosial semua data diberikan, diupload di facebook, instgram, whatsapp. Hampir semua data pribadi kita buka,” kata Henri seperti dikutip dari laman kompas.

Baca: Cara Registrasi Kartu Prabayar dengan SMS

Padahal niat pemerintah adalah untuk melindungi warganya dari kejahatan siber melalui program ini. Semestinya masyarakat dengan sukarela melakukan registrasi data seluler, bukan malah curiga terhadap pemerintah sendiri.

“Saya bandingkan dengan orang dimintai nomor marah, sementara seluruh tubuh dan aktivitasnya tanpa marah,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan kepada masyarakat agar berhati-hati dalam mengunggah data pribadi ke Sosial media. Hal ini akan mengundang penjahat siber untuk melakukan kejahatan dan penipuan dengan data yang di unggah ke sosial media. (kompas)

Leave A Reply

Your email address will not be published.