Indonesia Raih Perak di Ajang Badminton Asian Junior Championship 2017

0 484

Tim Junior Bulutangkis Indonesia harus gigit jari dalam kejuaraan Badminton Asian Junior Championship kategori team. Di final punggawa Indonesia harus takluk dari Korea Selatan dengan skor 2-3.

Meski menjadi tuan rumah, tak menjamin langkah Indonesia untuk juara sangat mudah. Hal ini berkaca dari laga pertama yang sangat sengit.

Partai pertama yang mempertemukan Ganda Campuran, Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus bermain rubber game melawan Sung Seung Na/Ah Yeong Seong. Skor ketat terjadi dalam 3 game tersebut, yang diakhir dengan kemenangan Indonesia 21-19, 18-21 dan 23-21.

Namun pada nomor tunggal putra, Andalan Indonesia Ihsan Leonardo Imanuel Rumbay tidak mampu berbuat banyak saat berhadapa dengan Seung Hoon Woo. Wakil Meski sempat merebut game pertama 24-22, tetapi wakil Korea ini mampu unggul di set kedua dengan skor cukup telak 10-21 dan 8-21.

Harapan kembali muncul di laga ketiga, tatkala Ganda Putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Adnan Maulana mampu menyumbang poin. Meski bermain dengan rubber game, mereka mampu mengontrol lapangan. Serta mengakhir pertandingan atas Min Hyuk Kang/Moon Jun Kim dengan skor 18-21, 21-19, serta 21-16.

Pada partai ke empat yang menurunkan tunggal Putri Gregoria Mariska Tunjung yang berhadapan dengan An Se Young, membuat Indonesia cukup tertekan. Di set pertama, Jorji (Sapaan akrab Gregoria) takluk dengan skor 19-21. Mencoba memperbaiki permainan di set kedua, Jorji mampu unggul jauh 21-7. Namun fokus dan mental bertanding yang belum stabil membuat Jorji harus menyerah dengan skor “nyesek” 20-22.

Baca Juga: Ini Andalan Indonesia di Kejuaraan Badminton Dunia 2017

Set penentuan yang mempertandingan ganda putri. Pasangan Agatha Imanuela/Siti Fadia Ramadhanti tidak bisa berbuat banyak saat berhadapan dengan Min Ji Kim/Yu RIm Lee. Pasangan Indonesia kalah dengan skor 19-21 dan 13-21.

Raih Perak di Asian Junior Championship 2017

Medali perak menjadi prestasi terbaik Indonesia sendiri di ajang badminton Beregu Campuran atau Mixed Team yang baru dimulai pada tahun 2006.

Indonesia masih akan turun di ajang Asian Junior Championship kategori individu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.