Ketua MUI: Ada Pertemuan dengan Rizieq Soal Fatwa untuk Ahok

Ketua MUI Ma'ruf Amin menghadiri sidang kedelapan kasus dugaan penistaan agama di Auditorium Kementan Jakarta, Selasa (31/1). Ma'ruf akan menjadi saksi pada sidang lanjutan dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnam

0 535

Persidangan kasus dugaan penodaan agama yang didakwaan kepada Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Cahaya Purnama atau Ahok, hari ini (31/1) menghadirkan saksi ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin.

Beliau dicecar beberapa pertanyaan oleh Kuasa Hukum Ahok terkait hubungannya dengan Rizieq Shihab (Ketua FPI).

“Apa anda pernah bertemu dengan Saudara Rizieq (Ketua FPI),” Ujar kuasa hukum Ahok.

“Bertemu pernah, tapi…” Jawab Ma’ruf.

Belum selesai Ma’ruf bicara, kuasa hukum lalu memotong, “Jadi, pernah ya, kenapa? Untuk urusan apa?” Tanya kuasa hukum.

Ma’ruf menjelaskan bahwa pertemuan dengan Rizieq dilakukan karena pimpinan Front Pembela Islam tersebut dianggap menguasai agama Islam lantaran pernah kuliah di Arab Saudi.

“Beliau (Rizieq) kami anggap menguasai agama, dari S1 di Arab Saudi, S2, dan S3 di Malaysia” Ujar Ma’ruf.

Rizieq dijadikan sebagai salah satu ahli dari MUI untuk membahas kasus Ahok ini, namun menurut Ma’ruf, penunjukan Rizieq bukan berasal dari dirinya, namun dari salah satu ketua MUI yang lain.

Selain mengenai Rizieq, Ma’ruf juga ditanya mengenai Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI. Meski tahu, Ma’ruf menjelaskan bahwa MUI tidak ada hubungannya dengan GNPF tersebut.

Via Liputan6

Leave A Reply

Your email address will not be published.